jump to navigation

Rahasia Alam, Rahasia Tuhan July 29, 2007

Posted by deltawhiski in filosofi.
trackback

Anda percaya pada ramalan?

Saya mempercayai segelintir orang (entah) “mewarisi” atau “dianugerahi” kelebihan bisa melihat atau merasakan sesuatu yang bagi orang banyak lainnya tidak bisa.

Sebenarnya tidak ada yang luar biasa dalam hal ini, apa yang kita ketahui sebagai ramalan cuaca hari ini bagi manusia berabad-abad sebelumnya adalah sesuatu yang sangat diluar pengetahuan mereka saat itu. Meramalkan dengan tepat kapan akan terjadi badai, kapan meteor akan tabrakan dsb.

Saya kira Tuhan terlalu mahabesar untuk bisa dipahami, masih terlalu
banyak pekerjaan Tuhan yang tidak bisa dimengerti oleh manusia, masih
tersimpan sebagai rahasia Tuhan  menunggu digali oleh manusia.

Kembali kepada ramalan, yang lebih penting adalah bagaimana kita sebagai manusia menyikapi ramalan tersebut.

Konon, setiap tahun Tuhan memberikan kepada manusia masing-masing sebuah cawan untuk diisi. Besar kecilnya cawan tidak ada yang tahu persis. Jika sebelumnya kita banyak beramal dan berbuat baik, mungkin Tuhan akan memberikan cawan yang lebih besar. Sebaliknya, jika Tuhan menilai kita belum layak mendapat cawan besar karena masih ada “hutang” yang belum dibayar, atau masih sering iri dan dengki, bisa jadi Tuhan hanya memberi cawan kecil.

Kalau Anda pergi ke peramal, dia hanya bisa mengatakan “… tahun ini Anda akan mendapat rejeki besar…” kalau dia mendapat feeling Anda mendapat cawan yang besar. Sebaliknya, kalau sang peramal mendapat feeling Anda mendapat cawan yang kecil, dia paling mengatakan “…tahun ini Anda harus lebih bijaksana membelanjakan uang Anda…”.

Kembali ramalan tadi sebenarnya tidak terlalu penting, yang penting adalah bagaimana usaha kita bekerja dan bersungguh-sungguh mengisi cawan yang sudah diberikan Tuhan kepada kita.

Jika cawan kita besar dan kita bekerja keras mengisinya, maka akan men-dapat hasil yang melimpah. Sebaliknya jika kita mendapat rejeki kelewat banyak sementara jatah cawan kita rupanya kecil, yang terjadi adalah isinya akan tumpah berupa pengeluaran yang tidak terduga, atau pengeluaran lain yang tidak perlu sehingga hasil akhir yang kita peroleh tidak terlalu banyak.

Mendapat cawan besar ataupun kecil menuntut manusia tetap bekerja keras untuk mengisinya. Kita tidak tahu batasnya sampai dimana, kita hanya bisa berharap semoga Tuhan menghargai jerih payah usaha kita dengan memberikan cawan yang lebih besar di masa yang akan datang.

Bagaimana dengan ramalan garis tangan. Betul saya juga lumayan percaya bahwa Tuhan sudah “menggariskan” rencanaNya pada setiap manusia, yang kita sebut nasib.

Tetapi saya menemukan sebuah pencerahan dari satu buku yang saya baca, bahwa kualitas hidup manusia ditentukan oleh 5 faktor:

  1. Takdir (kita dilahirkan dimana, dikeluarga kerajaan atau dikeluarga miskin)
  2. Peruntungan (kita diberi kandungan unsur-unsur yang berbeda, sehingga setiap orang mempunyai sifat, bakat bawaan yang berbeda)
  3. Pemilihan tempat tinggal dan tempat kerja
  4. Perbuatan baik (investasi spiritual)
  5. Pendidikan dan semangat kerja

Dari kelima faktor diatas, satu satunya yang kita tidak bisa memilih dan harus menerima apa adanya cuma faktor pertama. Ada orang yang dilahirkan di keluarga kaya, sejak kecil tidak pernah merasakan susah sementara ada orang yang dilahirkan dikeluarga miskin, kadang sudah miskin, yatim piatu lagi. Itulah takdir.

Selain yang pertama, sebenarnya keempat faktor lainnya memberi kesempatan kita untuk memilih.

Betul sekali setiap orang mempunyai peruntungan yang berbeda-beda, tetapi perhatikan bahwa perbedaannya lebih tergantung kecocokan. Ada orang yang lebih cocok (berbakat) menjadi olahragawan, ada yang lebih cocok jadi ilmuwan. Galilah dan rasakanlah Anda mempunyai talenta terbaik dibidang apa dan lakukanlah yang terbaik disana.

Bibit yang baik jika disemai ditanah yang subur hasilnya pasti akan jauh lebih baik dibandingkan jika disemai ditanah yang gersang dan berbatu. Mati mungkin tidak tetapi hasilnya juga tidak maksimal. Tanah yang subur atau tanah yang gersang adalah analogi untuk pemilihan tempat tinggal dan tempat usaha.

Terlepas Anda mau mempercayai feng shui atau tidak, tetapi kita sebagai manusia bebas menentukan tempat kerja maupun tempat tinggal, arah dan lokasi yang dirasa paling nyaman.

Faktor keempat dan kelima cukup jelas, bahwa mau jadi orang baik, mau menjadi orang terpelajar atau sebaliknya semua adalah pilihan kita sendiri.

Jadi, jika seseorang diramalkan akan menjadi orang kaya, kemudian orang tersebut menjadi santai dan malas, mungkin saja ybs tidak jatuh miskin. Paling tidak masih bisa terus bergaul dengan orang kaya, menjadi kacung (pesuruh) mereka.

Sebaliknya jika seseorang yang dilahirkan dari keluarga miskin dan diramalkan bernasib pengemis, tetapi orang ybs sangat ingin maju dan rajin, mungkin saja ybs tetap tidak menjadi orang kaya tetapi bisa jadi malah  menjadi ketua kaipang (partai pengemis).

Oh ya, bagi yang meyakini garis tangan sebagai ramalan masa depan, saya berbagi sedikit rahasia. Garis tangan dari waktu kewaktu terus berubah kok.

Kalau Anda ingin nasib Anda berubah, berusahalah sekuat tenaga, pasrahkan kepada Tuhan, garis tangan Anda akan berubah demikian juga nasib Anda. Buktikan!

Comments»

1. Tuti JR - June 16, 2008

Saya percaya fengshui. Fengshui bagi saya adalah energi alam semesta yang dapat menarik seseorang pada kondisi tertentu. Oleh karena itu, saya yakin bahwa fengshui sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Atas dasar hal tersebut di atas pemilihan fengshui dapat diterima di akal saya agar saya dapat berjuang sekuat tenaga untuk menentukan keberhasilan usaha saya dalam ber-apa saja.

2. mas pekok - July 31, 2008

Aku Hanya percaya pada Diri Sendiri, karena dengan demikian berarti Percaya akan adanya Allah. Kata Allah ” Siapa yang percaya akan dirinya niscaya ia percaya akan Tuhannya, karena Allah lebih dekat kepadamu daripada urat lehermu,….amien,

3. ronald rapijuga - January 3, 2009

saya percaya saya bisa mengubah nasib saya….begitu jg anda…

4. hari - January 16, 2009

Siapa yang percaya akan dirinya niscaya ia percaya akan Tuhannya, karena Allah lebih dekat kepadamu daripada urat lehermu,
sempga tuhan selalu menyertai orang – orang yang beriman ,….amien

5. JUN - July 11, 2009

kehidupan\kehancuran berawal pada Abad- Abad sebelum masehi , para dewa-dewi sebenarnya mempunyai kekuatan sangat luar biasa , dan tempat mereka tingal sebelum 79 pelanet terbentuk adalah JUZTRON . seperti zaman masehi banyak orng membuat penemuan tanpa disadari bisa seperti dewa-dewi , bisa anda lihat senjata NUKLIR bisa membunuh dan menghancurkan alam semesta… anda bisa bayangkan bila jutaan NUKLIR di luncurkan apayang akan terjadi..!
seperti dilakukan KING JAZTRON , raja diatas raja dewa diatas dewa bisa disebut peguasa , peguasa tersebut penemuan degan megunakan seluruh kukuatannya dan menciptakan EMPAT ELEMEN dan peguasa tersebut tanpa disadari membuat penemuan yang sagat-sagat berbahaya…### tapi penguasa tersebut bisa mengandalikannya . dia membuat JASTRON mejadi pelanet 78 pelanet. dan sepesees pada pelanet yang bermacam-macam tidak ada yang sempuna pada pelanet-pelant yang lain . tetapi JAZTRON membuat pelanet luar biasa dengan mengunakan ke EMPAT ELEMEN itu . penguasa itu menciptakan BUMI dan cuma dialah yg boleh tigal di pelanet ke 79 itu tempat yang mempuyai segalanya…. tetapi para raja-raja dan dewa-dewa yang menduduki 78 pelanet itu juga igin tigal di bumi , raja-raja dan dewa-dewa menetang JAZTRON raja diatas raja dewa diatas dewa JAZTRON tidak igin BUMI menjadi rusak
ataupun musna JASTRON karna cuma dialah yang bisa megendalikan BUMI dan sepesiesnya raja-raja dewapun bersatu meghancurkan JAZTRON dan raja -raja dewapun bertarung degan luarbiasanya
sehiga menghancurkan 52 pelanet . dan JAZTRON pun tidak bisa meghadapi jutaan dewa itu JAZTRON pun kalah dan M A T I dengan nafas terakhir.
dan dia megatakan jagalah BUMI ini karena ekau melebihi kekuatanku.
roh JAZTRON menemukan tempat begituh idah melebihi ciptaannya BUMI dan dia memberi nama tempat itu SURGA dan memberi nama pada semua ciptaannya NERAKA kata itu kata paling kasar . dan JAZTRON megubah namanya menjadi JESUS yang mengandung arti sepesial JENIUS dan SUCI .