jump to navigation

You Are What You Think October 28, 2008

Posted by deltawhiski in general, manajemen, opinion.
add a comment

Saya bergaul dengan teman-teman pemain basket cukup lama. Saya mengikuti mereka bertanding sudah ratusan kali, mulai dari pertandingan persahabatan, pertandingan segi 3, segi 4, segi 6, kompetisi lokal hingga PON.

(more…)

Learn, Earn, Return October 15, 2008

Posted by deltawhiski in general, manajemen.
add a comment

Tiga Fase Pertumbuhan Manusia:

  1. Fase Belajar
  2. Fase Menghasilkan
  3. Fase Memberi (mengembalikan)

Pertukaran October 11, 2008

Posted by deltawhiski in filosofi, opinion.
add a comment

Ada seorang motivator yang suka melontarkan pertanyaan “Apa yang membedakan seorang yang sangat-sangat ingin sukses kemudian menjadi sukses dengan seorang lain yang sangat-sangat ingin sukses namun tidak sukses?”

Jawabannya ACTION.


Perhatian, pertanyaan ini adalah pertanyaan menjebak karena pada akhir sesi sang motivator akan menjual sesuatu dan berharap Anda secara psikologis terjebak pada pernyataan yang sudah Anda sepakati dari awal yaitu action.

Apa yang dilakukan sang motivator sah-sah saja dan brilliant dipandang dari sudut selling skill. Apakah action yang sama memberi hasil yang sama sementara action yang berbeda memberi hasil yang berbeda?

Konon, perantau Tionghoa di Indonesia bermigrasi ke Indonesia sejak beberapa abad yang lalu, ada juga yang baru beberapa dekade yang lalu. Siapapun mereka, pada jaman dahulu kala sebelum ada pesawat terbang, belum ada telepon, apalagi internet, berlayar dari negeri Tiongkok ke Indonesia sungguh pengalaman yang tak terbayangkan. Siapapun mereka, memberanikan diri berlayar meninggalkan tanah kelahiran ke tanah seberang yang memakan waktu berbulan-bulan sungguh membutuhkan keberanian dan tekad yang luar biasa. Apakah bisa disebut mereka-mereka ini “sangat-sangat ingin sukses” kemudian memilih action yang memungkinkan mereka sukses? Saya rasa begitu.

Namun apakah semua dari mereka yang gagah berani dan sama-sama mengambil action yang sama kemudian sama-sama sukses?

Rupanya tidak. Hanya segelintir dari perantau Tionghoa benar-benar sukses dan sebagian besar lainnya tetap hidup di level rata-rata saja. Tidak sedikit pula yang tetap saja miskin.

Bagi pendukung action boleh saja berargumen bahwa setelah sampai di Indonesia mereka masih perlu action-action berikutnya lagi agar bisa survive dan sukses. Namun saya mempunyai pemahaman lain bahwa kunci sukses yang penting bukan action-nya melainkan PERTUKARAN yang diberikan.
(more…)