Hanya masalah kesetaraan September 18, 2009
Posted by deltawhiski in books, feeling, opinion.add a comment
Seorang teman tiba-tiba bertanya, “Apakah Anda iri dengan (kesuksesan dan kekayaan) Bill Gates?”
“Tentu saja tidak, malah dia salah satu idola saya”
Friends,
“Apakah Anda iri dengan Ratu Elizabeth?”
“Apakah Anda iri dengan Lady Di?”
“Apakah Anda iri dengan Andy Lau?”
“Apakah Anda iri dengan Cristiano Ronaldo?”
Jika kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan sejenis ini kepada kebanyakan “orang biasa”, hampir bisa dipastikan kebanyakan akan menjawab TIDAK. Mungkin banyak yang seperti saya malah menjadikan mereka-mereka yang super sukses, super kaya, super cantik, super beruntung sebagai idola.
Hmm, tetapi pernahkah Anda iri dengan teman sekolah Anda yang lebih pintar dari Anda; Apakah Anda pernah iri dengan teman kantor yang gajinya lebih tinggi dari Anda; Apakah Anda pernah iri dengan teman main yang suaminya lebih kaya dari suami Anda dsb?
Almost everbody does. (more…)
Lautan January 22, 2008
Posted by deltawhiski in feeling.add a comment

Lautan, indah dan menyejukkan saat tenang
terkadang memabukkan saat bergejolak.
Namun, lautan dalam penuh misteri dan sulit diselami
Anchor November 30, 2007
Posted by deltawhiski in feeling.add a comment

Apakah suasana hati mempengaruhi pikiran atau
Pikiran yang mempengaruhi suasana hati
Bisa bolak balik kawan! Bahkan ada keadaan tertentu, bau-bauan tertentu, lagu-lagu tertentu yang mengiringi pada saat kita sedang dalam suasana hati tertentu, bisa mengingatkan kita pada peristiwa atau orang yang menyebabkan suasana hati itu.
Tidak jarang ada lagu tertentu yang langsung mengingatkan kita pada seseorang yang “pernah” mempunyai tempat istimewa di dalam hati. Bukan sedekar mengingatkan, tetapi juga bisa terbawa ke suasana seperti saat itu.
Di-dalam ilmu psikologi populer ini dinamakan “jangkar” atau “anchor”.
後來 (劉若英)
Hou Lai (Liu Ruo Ying)
Afterwards (René Liu)*後來 我總算學會了 如何去愛
houlai wo zongsuan xuehui le ruhe qu ai
Afterwards, I finally learned how to love
可惜你 早已遠去 消失在人海
kexi ni zao yiyuan qu xiaoshi zai renhai
It’s a shame you disappeared into the sea of faces.
後來 終於在眼淚中明白
houlai zhongyu zai yanlei zhong mingbai
Afterwards, though all the tears, I finally understood
有些人 一旦錯過就不再
youxie ren yidan cuoguo jiu buzai
That you can only miss somebody once梔子花 白花瓣 落在我藍色百褶裙上
juzi hua bai hua ban luo zai wo lanse bai zhe qun shang
White petals of orange flowers fall on my blue pleated skirt
愛你 你輕聲說
“ai ni” ni qing sheng shuo
“I love you,” you softly say
我低下頭 聞見一陣芬芳
wo di xia tou wenjian yizhen fenfang
I lowered my head and smelled the burst of fragrance
那個永恆的夜晚 十七歲仲夏
na ge yongheng de yewan shiqi sui zhongxia
That eternal night; 17 years old, midsummer
你吻我的那個夜晚
ni wen wo de na ge yewan
That night you kissed me
讓我往後的時光 每當有感嘆
rang wo wanghou de shiguang meidang you gantan
Letting me in my future days, when I feel like sighing
總想起 當天的星光
zongxiang qi dang tian de xingguang
To always remember that day’s starlight那時候的愛情 為什麼就能那樣簡單
na shi hou de aiqing weishenme jiu neng na yang jiandan
That love then, why was it so simple like that?
而又是為什麼 人年少時
eryou shi weishenme ren nianshao shi
And also, why when we are young
一定要讓深愛的人受傷
yiding yao rang shen ai de ren shoushang
Must we let those whom we love be hurt?
在這相似的深夜裡 你是否一樣
zai zhe xiang si de shenye li ni shifou yiyang
On this similar deep of night, are you the same?
也在靜靜追悔感傷
ye zai jingjing zhuihui ganshang
Also feeling the quiet hurt of regret?
如果當時我們能 不那麼倔強
ruguo dangshi wo men neng bu na me jueqiang
If at the time we could have been less stubborn
現在也 不那麼遺憾
xianzai ye bu na me yihan
We would not feel regret now你都如何回憶我 帶著笑或是很沉默
ni dou ruhe huiyi wo dai zhe xiao huoshi hen chenmo
How are you remembering me? Does it bring you laughter or silence?
這些年來 有沒有人能讓你不寂寞
zhexie nian lai you meiyou ren neng rang ni bu jimo
These past years, was there someone who could let you not be lonely?back to * once
永遠不會再重來
yongyuan bu hui zai chonglai
It will never happen again
有一個男孩 愛著那個女孩
you yige nanhai aizhe nage nuhai
To have that boy in love with that girlLink to song download
In Memorium rekan Teguh Setiawan August 13, 2007
Posted by deltawhiski in feeling.4 comments

Pada saat membesuk kelahiran putra atau putri sahabat, kita sering mendengar komentar:
“Wah, mirip benar dengan Papanya. Nanti besar pasti jadi pengusaha hebat”
“Jidatnya tinggi, tanda pintar. Bisa jadi dokter atau pengacara”
“Matanya indah, seperti bintang filem”
Pernah tidak ada yang mengatakan,
“Saya lihat anak ini suatu hari nanti akan mati”
Kalau saja ada yang mengatakan begitu, komentar siapa yang paling benar?
Saya rasa yang terakhir. Setiap manusia hidup di dunia suatu hari nanti pasti akan mati.
Hidup ini ibarat satu perjalanan. Ada orang yang jalannya panjang, ada yang jalannya pendek. Kita tidak pernah tahu seberapa panjang atau seberapa jauh perjalanan kita.
Masih terngiang, rekan Teguh mengatakan bahwa mungkin ini adalah pertemuan terakhir karena setelah itu beliau akan kembali ke kampung halamannya berkebun vanilla dan agar bisa dekat dengan istri dan keluarganya.
Suatu keinginan yang sungguh mulia disaat karirnya yang sedang baik-baiknya di Microsoft, perusahaan software terbesar di dunia.
Itu peristiwa setahun lampau pada kesempatan Microsoft tour ke Bunaken, pada saat itu rekan Teguh masih berperan sebagai “induk ayam” yang meng-absen anak-anak ayamnya, bagi-bagi kamar, pesan makanan dan sebagainya. Sepertinya memang khasnya dan spesialisasinya Teguh.
Ternyata memang pertemuan itu adalah pertemuan yang terakhir karena email dari milis bagaikan halilintar disiang bolong,
… dan terasa tak percaya, ketika mendapat berita dari Kian Hien (alumni FTJE UKSW) bahwa Titi telah terbaring koma di RS Telogorejo, saya masih sempat forward beberapa email ke teman-teman yang tidak ikut mailing-list ftje-net (diantaranya Wendra dan Maya) dan tadi malam sebuah sms berita duka menyudahi semuanya.
Walaupun kita tahu bahwa setiap orang suatu hari nanti pasti akan mati, tetapi kepergian seorang sahabat secara mendadak seperti ini tetap menyisakan satu teka teki dan renungan mengenai apa rencana dan rahasia Tuhan.
Peristiwa ini kembali mengingatkan saya kepada seorang sahabat saya yang teramat dekat, Tio Willy, yang kebetulan juga berkarir di Microsoft sebelumnya. Tiada angin tiada hujan, tiba-tiba dia divonnis Leukemia hanya 2 bulan sejak baru menikah. Putranya lahir persis 7 hari rekan Tio Willy berpulang ke rumah Bapa.
Hidup ini memang penuh misteri. Mungkin inilah yang membuat hidup semakin bermakna. Tidak masalah jalan hidup seseorang panjang atau pendek, yang penting adalah seberapa banyak yang telah dilakukan sepanjang jalan itu bermanfaat bagi orang lain.
Manusia dikenal dan dikenang bukan dari apa yang bisa dia dapatkan, melainkan dari apa yang telah dia berikan kepada orang lain karena pada akhirnya, manusia pergi tidak membawa apapun harta duniawi sebagaimana pada saatnya datang.
Soe Hok Gie pernah menulis “…nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”
Selamat jalan sahabat, semoga Tuhan memberikan tempat terbaik bagimu disisiNya.
Remains… July 20, 2007
Posted by deltawhiski in feeling.add a comment
Sepanjang hidup ini kita berkesempatan mengenal ratusan bahkan ribuan orang….
namun tidak banyak yang kita bisa ingat, yang kita sebut sahabat….
hanya beberapa yang tersisa dan tertinggal menempati salah satu sudut hati kita, sebagai orang-orang yang kita kasihi….
Berikut sepotong lagu manis dari Zhou Hui
约定
Yue Ding
Agreement……
我会好好地爱你傻傻爱你
wo hui hao hao de ai ni sha sha ai ni
I will love you nicely love you foolishly不去计较公平不公平
bu qu ji jiao gong ping bu gong ping
Won’t bother whether it’s fair or not

