Menikmati Pekerjaan June 25, 2010
Posted by deltawhiski in books, general, good book, internet, IT, manajemen, opinion.add a comment
Apa sikap Anda jika seorang bawahan wanita Anda setiap hari menghabiskan waktu minimal 15 menit berdandan di kamar mandi?
Sebagian besar atasan menjawab akan menegur, memberi peringatan, memberikan sanksi hingga memecat jika tidak merubah kebiasaannya ini. Hanya sebagian kecil atasan yang menjawab membiarkan saja.
Kasus ini adalah salah satu artikel yang pernah ditulis Bondan Winarno di Majalah Mingguan Tempo dan sempat dibukukan dalam buku 100 Kiat.
Apa kiat Bondan Winarno dalam buku tersebut untuk kasus diatas? (more…)
Hanya masalah kesetaraan September 18, 2009
Posted by deltawhiski in books, feeling, opinion.add a comment
Seorang teman tiba-tiba bertanya, “Apakah Anda iri dengan (kesuksesan dan kekayaan) Bill Gates?”
“Tentu saja tidak, malah dia salah satu idola saya”
Friends,
“Apakah Anda iri dengan Ratu Elizabeth?”
“Apakah Anda iri dengan Lady Di?”
“Apakah Anda iri dengan Andy Lau?”
“Apakah Anda iri dengan Cristiano Ronaldo?”
Jika kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan sejenis ini kepada kebanyakan “orang biasa”, hampir bisa dipastikan kebanyakan akan menjawab TIDAK. Mungkin banyak yang seperti saya malah menjadikan mereka-mereka yang super sukses, super kaya, super cantik, super beruntung sebagai idola.
Hmm, tetapi pernahkah Anda iri dengan teman sekolah Anda yang lebih pintar dari Anda; Apakah Anda pernah iri dengan teman kantor yang gajinya lebih tinggi dari Anda; Apakah Anda pernah iri dengan teman main yang suaminya lebih kaya dari suami Anda dsb?
Almost everbody does. (more…)
Golput, siapa takut April 13, 2009
Posted by deltawhiski in general, manajemen, opinion.add a comment
Pemilu legislatif 9 April telah selesai, pesta demokrasi babak pertama telah usai. Tetapi masih banyak yang deg deg-an, ada juga yang sudah pasrah, dan tidak sedikit juga yang siap-siap hijrah ke RSJ.

Beberapa catatan penulis mengenai Pemilu legislatif tersebut:
You Are What You Think October 28, 2008
Posted by deltawhiski in general, manajemen, opinion.add a comment
Saya bergaul dengan teman-teman pemain basket cukup lama. Saya mengikuti mereka bertanding sudah ratusan kali, mulai dari pertandingan persahabatan, pertandingan segi 3, segi 4, segi 6, kompetisi lokal hingga PON.
Pertukaran October 11, 2008
Posted by deltawhiski in filosofi, opinion.add a comment
Ada seorang motivator yang suka melontarkan pertanyaan “Apa yang membedakan seorang yang sangat-sangat ingin sukses kemudian menjadi sukses dengan seorang lain yang sangat-sangat ingin sukses namun tidak sukses?”
Jawabannya ACTION.
![]()
Perhatian, pertanyaan ini adalah pertanyaan menjebak karena pada akhir sesi sang motivator akan menjual sesuatu dan berharap Anda secara psikologis terjebak pada pernyataan yang sudah Anda sepakati dari awal yaitu action.
Apa yang dilakukan sang motivator sah-sah saja dan brilliant dipandang dari sudut selling skill. Apakah action yang sama memberi hasil yang sama sementara action yang berbeda memberi hasil yang berbeda?
Konon, perantau Tionghoa di Indonesia bermigrasi ke Indonesia sejak beberapa abad yang lalu, ada juga yang baru beberapa dekade yang lalu. Siapapun mereka, pada jaman dahulu kala sebelum ada pesawat terbang, belum ada telepon, apalagi internet, berlayar dari negeri Tiongkok ke Indonesia sungguh pengalaman yang tak terbayangkan. Siapapun mereka, memberanikan diri berlayar meninggalkan tanah kelahiran ke tanah seberang yang memakan waktu berbulan-bulan sungguh membutuhkan keberanian dan tekad yang luar biasa. Apakah bisa disebut mereka-mereka ini “sangat-sangat ingin sukses” kemudian memilih action yang memungkinkan mereka sukses? Saya rasa begitu.
Namun apakah semua dari mereka yang gagah berani dan sama-sama mengambil action yang sama kemudian sama-sama sukses?
Rupanya tidak. Hanya segelintir dari perantau Tionghoa benar-benar sukses dan sebagian besar lainnya tetap hidup di level rata-rata saja. Tidak sedikit pula yang tetap saja miskin.
Bagi pendukung action boleh saja berargumen bahwa setelah sampai di Indonesia mereka masih perlu action-action berikutnya lagi agar bisa survive dan sukses. Namun saya mempunyai pemahaman lain bahwa kunci sukses yang penting bukan action-nya melainkan PERTUKARAN yang diberikan.
(more…)
Rampok legal di negeri edan April 17, 2008
Posted by deltawhiski in finance, internet, IT, opinion.5 comments

Beberapa kali sejak Bulan April, para operator seluler saling pamer dengan iklan satu halaman penuh, berwarna lagi, mengkomunikasikan bahwa sekarang tarif percakapan sudah lebih murah.
Mayoritas dari iklan operator seluler, baik di media cetak maupun media elektronik adalah Tarif Murah. Mengapa operator merasa perlu terus mempromosikan harga murah, kemungkinannya hanya ada dua:
- memang benar-benar murah atau
- sengaja meng-kamuflase dan menutup-nutupi tarif mereka yang sangat mahal
dan rasa-rasanya banyak orang setuju berpendapat yang kedua diatas. Marketing is about perception, marketing bertujuan menciptakan persepsi, dan antara persepsi dengan yang di-delivery boleh tidak ada hubungannya sama sekali. Bagaimanapun juga, sebagai institusi bisnis operator seluler tetap berupaya bagaimana membuat orang merogoh koceknya lebih dalam lagi untuk membayari mereka.
Upaya yang dilakukan oleh operator seluler untuk memaksa pelanggan merogoh kocek semakin dalam sudah sampai pada tingkat yang sangat tidak etis dan menyebalkan.
Mendikte Tuhan February 22, 2008
Posted by deltawhiski in filosofi, opinion.8 comments

Biasanya pada awal tahun, banyak orang membuat “resolusi” atau niatan. Tahun ini harus begini, harus begitu. Harus mendapatkan ini, harus mendapatkan itu dsb.
Tidak ada yang salah sih dengan semua keinginan dan harapan yang baik-baik. Bahkan motivator sering menyarankan agar orang harus bisa membayangkan apa yang diinginkan, dan mempunyai hasrat yang sangat-sangat mendalam, maka keinginan Anda akan terwujud.
Saya pernah mendengar seorang bijak menyebutkan “…jika semua orang bisa sukses hanya dengan membayangkan dan memimpikan sukses, maka dunia ini sudah dipenuhi dengan orang-orang sukses…” (more…)
Big Boss November 30, 2007
Posted by deltawhiski in filosofi, opinion.1 comment so far
![]()
Siapakah big boss Anda?
Apa yang Anda ketahui mengenai big boss Anda?
Kebanyakan orang bisa menyebutkan bahwa big boss-nya maha pengasih lagi maha penyayang, maha tahu, maha adil, maha pemurah, dan maha-maha lainnya.
Are you sure friend? Big boss yang dimaksud di sini adalah yang Anda sebut Tuhan atau Allah.
Jika Anda yakin Tuhan Anda maha pemurah, maha pengasih dan maha-maha lainnya, mengapa jika ada yang sedang tertimpa musibah dikatakan Tuhan sedang memberi cobaan, Tuhan sedang marah kepadanya.
Jika manusia meyakini Tuhan adalah maha segala-galanya, mengapa Anda perlu “memaksakan” orang lain mengikuti keyakinan atau memeluk agama yang Anda yakini (dalam pernikahan misalnya). Apakah manusia ini menganggap Tuhan kurang kemampuannya “memaksakan” dibanding manusia biasa.
Jika manusia mempercayai Tuhan itu maha tahu, mengapa masih ada manusia yang mencela, memusuhi, bahkan mengucilkan orang lain yang mempunyai cara beribadat yang dianggap berbeda. Jangan-jangan orang demikian meragukan “kemahatahuan” Tuhan sehingga dia yang merasa perlu mendahului Tuhan.
Setiap tindakan yang mengatasnamakan Tuhan atau Allah sangat bisa diartikan penghinaan terhadap kemampuan Tuhan. Mau membela Tuhan; Ha ha ha…, apalah yang bisa dilakukan oleh manusia biasa yang bisa dibandingkan dengan ke-maha-anNya. Tuhan Allah itu sedemikian agung, sedemikian berkuasa, sedemikian bijaksana sehingga tidak perlu dibela pun pasti selalu benar dan menang.
Kalau masih ragu, silakan tanya diri sendiri seberapa mendalam Anda mengenal Tuhan Allah Anda.
Agama, bagi sebagian besar orang-orang jaman sekarang tidak lebih dari sekedar sekumpulan tata cara, tradisi, dan kebiasaan.
Tata cara, tradisi, dan kebiasaan yang seharusnya dipakai untuk “bersyukur” atas kemurahan Tuhan juga sudah bergeser menjadi peraturan, hukum, dogma yang harus ditaati dan dilaksanakan.
Bagi orang-orang demikian, agama bukan lagi menjadi pedoman tentang bagaimana cara berperilaku yang beretika serta penuh kasih terhadap sesama, melainkan agama sudah menjadi sekumpulan pedoman dan patokan mengenai waktu beribadah, bagaimana cara beribadah, pakaian yang pantas untuk beribadah, persembahan sekian persen baru diberkati Tuhan dan sebagainya dan sebagainya.
Memangnya ada Tuhan orang-orang tertentu yang begitu “mata duitan”.
Mungkin dunia ini sudah terlalu tua, dan agama-agama yang bertahan hingga hari ini adalah peninggalan kedatangan Tuhan / Nabi ribuan tahun yang lalu.
Di dalam buku Celestine Prophecy disebutkan, agama tertentu baik dan cocok untuk jamannya.
Bisa jadi memang betul begitu, apakah itu dunia yang sudah terlalu maju atau agama yang sudah terlalu ketinggalan. Tidak mengherankan akhir-akhir ini muncul berbagai aliran kepercayaan dan kebangkitan spiritual baru di berbagai antero dunia. Aliran kepercayaan dan kebangkitan spiritual adalah gaya bahasa yang dipakai karena belum berani meng-klaim diri sebagai agama.
Dalam hal ini Indonesia juga tidak ketinggalan, dalam setahun terakhir muncul beberapa orang yang mengaku nabi, titisan Tuhan, dan sebagainya.
Bagi orang-orang yang memegang teguh keyakinan pada agama lama, kemunculan “balon” (bakal calon) agama baru ini adalah ancaman dan pesan yang paling mudah dihembuskan adalah “aliran sesat” dan ganyang.
Sesungguhnya dalam semua kitab suci agama lama yang masih dipakai hingga saat ini, kejadian yang persis sama juga terjadi pada waktu kelahirannya dulu.
“Kita belajar dari sejarah, bahwa kita tidak pernah belajar apa-apa dari sejarah”.
Terlepas dari benar tidaknya, atau sesat tidaknya pembawa agama baru; kalaupun nantinya ada yang berhasil terus bertahan dan mencuat dan diakui sebagai nabi, paling tidak nama Indonesia sedikit terangkat karena menjadi tanah yang juga bisa melahirkan nabi-nabi.
Sedikit menghibur karena saat ini di mata dunia Indonesia cuma bisa melahirkan koruptor dan badut.
Buku November 11, 2007
Posted by deltawhiski in general, opinion.add a comment

Buku, definisi awalnya adalah adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan atau gambar.
Banyak orang juga menyebutkan buku adalah jendela ilmu, sementara banyak orang menjadikan buku sebagai teman terbaik mengisi waktu luang, teman dalam perjalanan, teman dalam liburan dan sebagainya.
Ada pendapat yang lebih provokatif, “buku adalah cara Tuhan berkomunikasi dengan manusia”, tentu saja hanya buku-buku yang baik.
Soalnya, terakhir kali Tuhan berkomunikasi dengan manusia, memberi penghiburan, mengajarkan kebenaran sudah 2000-an tahun yang lalu. Bagaimana mungkin Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang tidak lagi pernah mengajarkan sesuatu kepada manusia.
Hmm, menurut saya ada benarnya juga. Banyak buku-buku yang telah menginspirasi banyak orang, menambah pengetahuan bahkan hingga orang mampu menemukan pengetahuan yang baru lagi, dan intinya…, buku telah merubah banyak hidup orang.
Saya pribadi juga pernah mengalami hal tersebut, sehingga saya sangat-sangat merekomendasikan agar orang banyak membaca. Tentu saja membaca buku-buku yang bagus.
Buku-buku yang merusak mungkin juga menjadi medium bagaimana caranya iblis menggoda manusia
Bukankah ada yang bilang, “Bagaimana Anda 5 tahun kedepan tergantung pada buku apa yang Anda baca dan dengan siapa Anda bergaul”
Setuju?
Investasi yang too good to be true July 28, 2007
Posted by deltawhiski in finance, opinion.1 comment so far

Sangat menjengkelkan jika sering-sering Anda didatangi anak kemarin sore yang menawarkan “investasi atau bisnis” yang katanya bagus dan sangat menguntungkan.
Menjengkelkan karena jelas-jelas kalau itu investasi atau bisnis yang menguntungkan, dan orang-orang yang invest menuai keuntungan besar, anak-anak kemarin sore itu lebih baik turut invest dan segera menjadi kaya saja. Tidak perlu merengek-rengek ke Anda minta waktu untuk ketemu dan mempresentasikan proposalnya.
Salah satu posting yang pernah saya tulis di milis alumnippm, saya kutip lagi:
****
Perkenankan saya sharing sedikit mengenai ‘bisnis’ trading forex.
Membeli dan menjual mata uang asing (forex) adalah satu jenis investasi yang cukup menarik. Ada yang menginves-tasikan dengan cara konvensional, membeli sejumlah mata uang asing, katakan $10.000 pada kurs 8.400 dan berharap nilai tukarnya akan naik sampai 8.500 dan kalau dijual pada posisi ini, maka investor akan mendapat profit Rp. 1.000.000,-. Berapa dana untuk investasi awal, yaitu
84.000.000,-. Jika ternyata kurs USD bukan bergerak ke 8.500, melainkan sebaliknya ke 8.300, maka resiko kerugian adalah Rp. 1.000.000,-.
Pada perkembangan berikutnya, orang berpikir, mengapa dengan potensi gain/loss hanya 1 juta orang perlu berinvestasi sampai 84 juta. Seharusnya mekanismenya bisa dibuat lebih mudah dan murah, maka berkembanglah mekanisme trading yang kemudian disebut “margin trading”. Yang perlu diinvestasikan pada margin trading hanya sebesar resiko kerugian yang berani diambil. Pada contoh diatas, investasi hanya Rp. 1.000.000,-. saja, dengan kemungkinan keuntungan menjadi Rp. 2 juta atau bahkan lebih, ATAU… hilang sama sekali.
Jadi untuk mendapatkan keuntungan 1 juta dari pergerakan kurs sebanyak 100 poin hanya diperlukan modal 1 juta saja, tidak perlu sedia modal sampai 84 juta.
Menarik? Itu baru satu dari sisi menariknya, dan ada hal lain lagi. Jika pada transaksi / trading konvensional, kembali lagi mengambil contoh diatas, prosesnya harus dimulai dengan membeli pada harga rendah, kemudian menjual pada harga tinggi, tidak bisa lain. Bagaimana jika ada informasi bahwa USD akan melemah? Berarti JANGAN beli dulu, tunggu sesudah turun, baru beli pada harga murah dan berharap nilainya akan naik.
Pada margin trading, Anda bisa membeli dulu kemudian baru menjual, ATAU menjual dulu (walaupun Anda belum mempunyai barang) kemudian baru membeli.
Kurs naik… bisa ambil untung, kurs turun… juga bisa ambil untung.
Itu dari sisi baiknya, too good to be true…? (more…)

