jump to navigation

Pilkada Euy August 1, 2007

Posted by deltawhiski in fun, general.
trackback

Beberapa hari lagi penduduk Jakarta akan memilih gubernur secara langsung untuk pertama kali. Anda memilih calon no.1 atau calon no. 2

Kalau saya mah bingung. Sejak awal tahap penjaringan oleh partai-partai politik saja sudah terkesan aneh. Kok pakai elus-mengelus jago segala. Memangnya sedemikian banyak anggota partai tidak ada satupun kader yang layak diusung sehingga di tahap inipun nama yang beredar hanya itu lagi dan itu lagi.

Penjelasan paling logis bagi saya cuma dua:

  1. Dagang sapi, tender setoran calon mana yang paling tinggi
  2. Cari selamat, semoga tidak salah berteman agar nantinya tetap kebagian proyek

Sekarang ada dua calon, satu bekas petinggi polisi dan satu orang petinggi pemda. Hmm, tidak ada calon yang ideal. Bagaimana bisa kedua pegawai negeri ini punya kepeng puluhan M. Ketika kepada ybs ditanyakan darimana datangnya kepeng sekian M, jawabannya selalu berlindung dibalik “…silakan audit sesuai peraturan perundangan yang berlaku…”.

Justru semua orang sudah tahu peraturan perundangan yang ada saat ini memang dibuat sedemikian rupa sehingga bisa menjadi bunker perlindungan yang aman bagi koruptor.

Sulit membayangkan kedua tokoh yang lama tumbuh dan berakar dari organisasi yang selalu dijadikan bahan lawakan

“… melapor kehilangan kambing jadinya malah kehilangan kerbau…”

“… kalau bisa dipersulit mengapa harus dipermudah…”

bisa bertahan sedemikian lama di organisasinya masing-masing kalau tidak ikut arus.

Pernah ada yang mengatakan, di negara kita ada 3 jenis unsur yang tidak mungkin menyatu, paling-paling hanya 2 diantara 3 yakni:
KEJUJURAN, KECERDASAN, dan PEGAWAI NEGERI

Pegawai negeri yang jujur hampir pasti tidak cerdas.
Pegawai negeri yang cerdas tidak mungkin jujur.
Orang yang jujur dan cerdas, pasti tidak jadi pegawai negeri.

Saya jadi teringat sebuah cerita lucu,

Suatu ketika Tuhan menghilang berhari-hari dari surga. Seluruh penghuni surga agak geger begitu mengetahui Tuhan hilang sehingga oleh malaikat senior dibentuklah beberapa tim pencari untuk mencari Tuhan ke segala pojokan dengan satu misi, menemukan kembali Tuhan sampai ketemu, hidup atau mati🙂

Namun usaha pencarian berhari-hari agaknya tidak membuahkan hasil sampai akhirnya salah satu tim pencari yang terdiri dari beberapa malaikat berhasil menemukan Tuhan sedang beristirahat, pada hari ketujuh sejak Tuhan menghilang.

Tuhan terlihat sedikit lelah, tetapi jelas tampak rasa puas dari raut wajahnya. Begitu melihat para malaikat datang, Tuhan segera melambaikan tangan dan mengajak malaikat bergabung.

“Tuhan kemana saja, kok menghilang lama sekali sehingga seluruh surga heboh dan kami diperintahkan untuk mencari Tuhan sampai ketemu.”

Tanpa mempedulikan pertanyaan malaikatnya, Tuhan sudah tidak sabaran ingin menunjukkan hasil karyanya, “Lihatlah ini maha karyaKu, yang Aku ciptakan dengan segenap kreativitas, pikiran dan kebijaksanaanKu selama 6 hari terakhir ini”

“Apa itu Tuhan”

“Benda bulat kebiruan yang kalian lihat ini disebut bumi. Aku menciptakan bumi dengan prinsip keseimbangan agar mahkluk yang hidup disana nanti juga bisa menikmati dan menjaga keseimbangan ini”, Tuhan menjelaskan.

“Lihatlah, separuh dari bumi terlihat gelap sementara sebagian lainnya terang. Berhubung bumi dibuat berputar, maka mahkluk dibumi bisa menikmati terang dan gelap secara bergantian”.

Para malaikat terlihat serius mendengarkan penjelasan Tuhan.

“Agar seimbang, sebagian bumi berupa daerah daratan, sebagian lainnya berupa lautan”.

“Lihatlah daerah daratan ini, nanti penghuni bumi akan menyebut daerah ini Eropa. Disinilah Aku menurunkan segala kebaikan dan kecerdasan kepada manusia yang tinggal di sini. Orang-orang yang tinggal di Eropa diwarisi kecerdasan, kekayaan, kemakmuran”

“Tetapi cuaca di eropa sangat tidak bersahabat. Dalam setahun, mereka hanya menikmati matahari selama 3 bulan, disana sering juga turun salju dan badai. Inilah prinsip keseimbangan”

Para malaikat mengangguk-angguk pertanda mengerti. Ketika bumi terus berputar perlahan, Tuhan lalu menunjuk ke satu daratan besar lain dan mengatakan “Wilayah ini sepanjang tahun mendapat sinar matahari. Garis pantainya yang indah beratus-ratus kilometer, tidak pernah ada badai dan bencana. Koleksi satwa yang paling lengkap didunia ada disini,” Tuhan menjelaskan sementara para malaikat mendengarkan dengan penuh perhatian.

“Namun penduduk di wilayah ini senantiasa terbelakang dan miskin. Selama berabad-abad mereka dijajah bangsa lain, dan setelahnya masih menjadi budak bangsa lain. Itulah keseimbangan”, Tuhan menambahkan.

Bumi masih terus berputar perlahan sampai Tuhan menunjukkan satu wilayah luas yang terlihat berwarna orange.

“Di wilayah ini Aku menyimpan harta karun yang tak ternilai untuk memberikan hiburan dan penghidupan kepada semua manusia di bumi berupa minyak. Orang yang tinggal di sini seumur hidup tidak perlu bekerja karena mereka mempunyai harta karun yang membuat mereka kaya beratus-ratus turunan”

“Tetapi di wilayah ini tidak ada pantai bagus, nyaris tidak pernah turun hujan, tanaman apapun tidak bisa hidup dan sejauh mata memandang, adanya hanya gurun pasir saja.”

“Itukan karena prinsip keseimbangan kan Tuhan,” seru malaikat yang mulai mengerti, “menarik sekali”.

Ketika bumi terus berputar, para malaikat tertarik dengan sekumpulan daratan yang terlihat kecil dari jauh dan agak berserakan. Mereka pun bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, daratan apakah itu? Mengapa berbeda dengan daratan-daratan besar yang kita lihat tadi”

“Oh, inilah mutiara terindah yang Aku ciptakan di bumi. Orang-orang akan menyebutnya jamrud khatulistiwa. Aku menamakannya nusantara”

“Di sinilah tanah paling subur di permukaan bumi. Tongkat kayu ditancapkan saja akan tumbuh menjadi tanaman. Di sini juga terdapat koleksi tanaman yang paling lengkap di bumi. Pantai-pantainya indah dengan cuaca yang sangat bersahabat sepanjang tahun.”

“Orang-orang yang tinggal di nusantara semuanya ganteng, cantik, ramah tamah, dan pintar. Disamping itu di dalam perut buminya juga terkandung berbagai jenis mineral, emas, tembaga dan juga minyak bumi yang tak ternilai harganya.”

“Tapi Tuhan, dimana prinsip keseimbangannya?”, tanya malaikat heran.

“Oh jangan khawatir, tunggu sampai kalian lihat siapa yang Aku jadikan pemerintah disana.”

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: